Basis Data
Perkenalkan
nama saya ROFINUS ARYANTO,
saya lahir di Makassar 06-08- 2001.
saya lahir di Makassar 06-08- 2001.
saya berkuliah
di
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan mengambil jurusan Teknik
Informatika
dan jika ingin
mengenal lebih dalam tentang universitas saya silahkan akses link
berikut: umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id
Pokok Bahasan 1
1. Konsep
Sistem Basis Data
Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis
di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi serta dapat diakses dengan
mudah dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk
menghasilkan sebuah informasi.
2. Konsep Model Data
Model data merupakan suatu cara untuk
menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana
hubungan antar data tersebut untuk para pengguna (user) secara
logika. Secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 mcacam
yaitu :
1. Model
Data Berbasis Objek (Object based data model)
Merupakan himpunan data dan relasi yang
menjelaskan hubungan logik antar data dalam suatu basis data berdasarkan pada
obyek datanya. Salah satunya adalah Entity Relationship Model.
Model Entity Relationship Diagram (ERD)
atau Conceptual Data Model (CDM) Merupakan suatu model
untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu
persepsi bahwa dunia nyata terdiri dari obyek-obyek dasar (entitas) yang
mempunyai hubungan atau relasi antar obyek-obyek dasar (entitas) tersebut yang
dilukiskan dengan menggunakan simbol-simbol grafik tertentu.
2. Model
Data berbasis Record (Record Based Data Model)
Model ini berdasarkan pada record/rekaman
untuk menjelaskan kepada para pemakai tentang logik antar data dalam basis
data. Salah satunya adalah Relational model.
Model Rasional merupakan model data yang
menjelaskan pada pengguna tentang hubungan logik antar data dalam basis data
dengan mempresentasikannya ke dalam betuk tabel-tabel yang terdiri atas
sejumlah baris yang menunjukkan record dan kolom yang
menunjukkan atribut tertentu.
3. Physical
Based Data Model
Model ini berdasarkan pada teknis
penyimpanan record dalam basis data. Model ini jarang digunakan untuk
memodelkan data kepada pemakai karena kerumitan dan kompleksitasnya yang
tinggi.
Pokok Bahasan 2
A. SQL
(Structured Query Language)
SQL merupakan suatu bahasa (language)
standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan
untuk mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pada sistem R (sebuah
proyek riset pada laboratorium riset San Jose, IBM). Kini SQL juga dijumpai
pada berbagai platform, dari mikrokomputer hingga mainframe. SQL dapat
digunakan baik secara berdiri sendiri maupun dilekatkan pada bahasa-bahasa lain
seperti C dan Delphi. SQL juga telah menjadi bagian dari sejumlah DBMS, seperti
Oracle, Sybase, MySQL dan Informix.
B. Elemen
SQL
Elemen dasar SQL mencakup pernyataan, nama,
tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi, operator logika dan
fungsi bawaan.
Pokok Bahasan 3
A. Data
Definiton Language (DLL)
DLL merupakan bagian dari sql yang
digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka data dan obyek basis data.
Bisa juga dikatakan merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk
mendefinisikan atribut-atribut basis data, tabel, batasan-batasan terhadap
suatu atribut, serta hubungan antar tabel
a. Membuat
Database
Syntax :
CREATE DATABASE namadatabase;
b. Mengaktifkan
Database
Sebelum membuat suatu tabel, terlebih
dahulu harus mengaktifkan database yang akan digunakan untuk menyimpan
tabel-tabel tersebut dengan perintah
USE namadatabase;
karena database yang sudah dibuat telah
dihapus maka buat kembali database perpustakaan. Kemudian aktifkan
database tersebut dengan perintah :
Mysql> use perpustakaan;
Pokok Bahasan 4
A. Data
Manipulation Language (DML)
Data Manipulation Language (DDL) merupakan
perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan manipulasi data ataupun
objek-objek yang ada didalam tabel. Antara lain: perintah untuk memilih data
(query), menyisipkan, mengubah dan menghapus data dalam basis data.
a. INSERT
Perintah INSERT digunakan untuk menambahkan
baris pada suatu tabel.
Terdapat dua cara untuk menambah baris,
yaitu :
Cara 1 :
Menambah baris dengan mengisi data langsung
pada setiap kolom tanpa menyertakan struktur tabel :
INSERT INTO namatabel VALUES
(nilai1,nilai2,nilai-n);

Contoh 1 : mengubah semua nilai pada kolom
judul_buku menjadi ‘Basis Data’ :
Mysql> update buku set judul_buku=’Basis Data’;
Pokok Bahasan 5
A. Query
Query merupakan suatu proses pengolahan data yang
digunakan untuk memberikan hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu.
Query tidak hanya membaca atau mengambil data, query biasanya melibatkan
beberapa tabel yang direlasikan dengan menggunakan field kunci. Namun query
juga dapat digunakan pada satu tabel saja, tetapi hasilnya kurang informatif
dan terbatas.
1. Aturan
dalam melakukan query antar tabel :
a. Setiap
field disebutkan bersama dengan nama tabelnya, dipisahkan tanda titik (.).
Syntax : Namatabel.namafield.
Contoh : buku.kode_buku artinya field kode_buku dari
tabel buku.
b. Setiap
tabel yang terlibat dalam proses query harus disebutkan dalam klausa FROM,
dengan pemisah koma (,).Dimana urutan tabel tidak mempengaruhi proses query.
Contoh : FROM buku, anggota.
c. Kondisi
dalam klausa WHERE mempengaruhi jenis join yang tercipta.
B. View
View adalah perintah query yang disimpan pada
database dengan suatu nama tertentu, sehingga bisa digunakan setiap saat untuk
melihat data tanpa menuliskan ulang query tersebut.
Syntax dasar perintah untuk membuat view adalah sebagai
berikut :
CREATE
[OR REPLACE]
VIEW view_name [(column_list)]
AS select_statement
[OR REPLACE]
VIEW view_name [(column_list)]
AS select_statement
Kita menggunakan opsi OR REPLACE jika kita ingin
mengganti view dengan nama yang sama dengan perintah tersebut. Jika tidak maka
perintah CREATE VIEW akan menghasilkan error jika nama view yang ingin dibuat
sudah ada sebelumnya.
Pokok Bahasan 6
A. Pemahaman
Hak Akses
Basis data yang telah dibuat perlu diatur
agar data selalu dalam keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak. Pengaturan
hak akses berguna dalam hal pembatasan pengaksesan suatu data, misalkan hanya
pemakai tertentu yang bisa membaca atau pemakai lain yang justru dapat
melakukan perubahan dan penghapusan data.
Macam-macam perintah yang terkait dengan
hak akses adalah SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX, CREATE,
ALTER dan DROP.
B. Mengatur
Hak Akses
Untul MySQL versi 3.22. keatas dalam
manajemen user dapat menggunakan perintah GRANT dan REVOKE untuk mengatur hak
akses pemakai (user).
1. Perintah
GRANT
Dipergunakan
untuk membuat user baru dengan izin aksesnya.
Bentuk umum :
GRANT jenis_akses (``nama_kolom) ON nama_database TO nama_user IDENTIFIED
BY ”nama_password” [WITH GRANT pilihan_akses]
Atau
GRANT hak_akses ON namatabel TO pemakai;
Dimana :
· Hak_akses
merupakan hak yang diberikan kepada pemakai berupa SELECT, INSERT saja atau
keduanya. Bila hak akses lebih dari satu antar hak akses dipisahkan dengann
koma (,).
· Nama
tabel, menyatakan nama tabel yang akan diakses dan diatur.
· Pemakai,
nama pemakai yang telah didaftarkan pada sistem database. Sejumlah pemakai bisa
disebutkan dengan dipisahkan tanda koma (,).
Contoh :
Misalkan kita sebagai Administrator basis data yang
mempunyai wewenang untuk mengatur hak akses para pemakai. Kita akan mengatur
hak akses pengguna siska dan edi (sebagai user).
GRANT SELECT ON buku TO ‘ary’@’localhost’;
Sekian rangkuman yang bisa saya ambil dari praktikum Basis Data 1, bila ada salah-salah kata mohon di maafkan.
Komentar
Posting Komentar